Do Your Best and Keep Fighting!
Blooming Sparkly Red Rose
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Februari 2019

DEFINISI, MACAM-MACAM, KELEBIHAN, KEKURANGAN PASAR

Februari 14, 2019 0 Comments


Definisi Pasar

Pasar adalah suatu tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual dan beli barang atau jasa.

Struktur Pasar

Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri. Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna.

Pasar Persaingan Sempurna

Pengertian pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran di mana jumlah pembeli dan penjual sedemikian rupa banyaknya/ tidak terbatas.
Ciri – Ciri :
  1. Jumlah penjual dan pembeli banyak
  2. Barang jualan bersifat homogen
  3. Tidak ada campur tangan pemerintah dalam penentuan harga
  4. Faktor-faktor produksi bergerak bebas
  5. Penjual adalah price taker (pengambil keputusan harga)
  6. Konsumen punya posisi kuat untuk tawar menawar
  7. Sulit mendapat keuntungan di atas rata-rata
  8. Sensitif pada perubahan harga (gampang naik turun)
  9. Free entry and exit (tidak ada hambatan untuk keluar masuk pasar bagi penjual)
Kebaikan :
1.       Mampu mendorong efisiensi (penghematan) dalam produksi
2.       Tidak memerlukan iklan
3.       Penjual dan pembeli bebas bergerak
4.       Harga tidak dikendalikan oleh satu penjual atau satu pembeli

Keburukan :
1.       Tidak ada dana untuk penelitian atau pengembangan produk
2.       Terbatasnya kebebasan memilih bagi pembeli
3.       Pekerja menerima upah atau gaji rendah
4.       Distribusi pendapatan tidak selalu rata

Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar di mana terdapat satu atau beberapa penjual yang menguasai pasar atau harga, serta satu beberapa pembeli yang menguasai pasar atau harga. 
Ciri-ciri :
1.       Jumlah penjual yang ada sangatlah terbatas.
2.       Jumlah pembeli di dalamnya banyak.
3.       Sulit untuk masuk ke dalam pasar karena banyak hambatan dan gangguan di dalamnya.
4.       Produk yang beredar di pasar atau yang diperjualbelikan bersifat homogen atau satu jenis saja serta tidak adanya produk pengganti atau substitusi.
5.       Pihak yang berkuasa bebeas dan leluasa memainkan harga dan pihak lain hanya bisa menuruti dan mengikuti ketetapan yang ada.

Pasar Monopoli

Monopoli berasal dari kata mono yang berarti satu dan poli yang berarti penjual. Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar dan tidak ada barang pengganti.
Ciri ciri :
1.      Hanya ada satu orang penjual
2.      Terdapat banyak pembeli
3.      Produk untuk pasar monopoli  tidak mempunyai barang pengganti (subtitusi) yang dekat
4.      Adanya hambatan untuk masuk ke pasar

Kelebihan Pasar Monopoli
1.      Bisa melakukan suatu penelitian dan pengembanagan produk agar tetap terjaga kekuasaannya.
2.      Lebih mudah untuk melakukan kontrol karena kekuasaan hanya dipegang satu pihak.
3.      Keuntungan yang diperoleh sangat melimpah, karena tidak ada pesaing yang berarti.
4.      Mendorong terciptanya inovasi-inovasi dengan tujuan melindungi kekuasaan yang ada.
5.      Pengembangan perusahaan cepat karena tidak ada pesaing.

Kelemahan Pasar Monopoli
1.      Ketidakadilan terasa di dalamnya karena hanya satu pihak yang untung.
2.      Sering terjadi pemborosan karena pihak yang berkuasa tidak mempedulikan pengoptimalan dan penhematan biaya produksi yang penting untung.
3.      Tidak adanya pilihan bagi konsumen karena tidak ada produk yang lain.
4.      Terkesan sering terjadi pemaksaan karena mau tidak mau konsumen harus membeli produk tersebut.

Pasar Monopolistik

Pasar monopolistik adalah sebuah pasar yang terjadi ketika dalam suatu pasar banyak terdapat produsen dengan adanya deferensiasi antar produk yang dihasilkan oleh para produsen baik merk, pembungkusnya dan lain sebagainya.
Ciri-ciri :
1.      Jumlah penjual atau produsen banyak
2.      Barang yang dijual bersifat heterogen (beraneka ragam)
3.      Promosi dan iklan aktif dilakukan
4.      Mudah untuk keluar masuk pasar
5.      Keberadaan produsen dapat mempengaruhi harga

Kelebihan
1.      Konsumen mendapatkan kebebasan memilih produk sesuai kebutuhan dan keinginannya karena produk yang dijual banyak dan bersifat heterogen, jadi banyak pilihan bagi konsumen.
2.      Kemudahan dan kebebasan keluar masuk pasar, mendorong produsen untuk selalu menghasilkan produk baru dan menimbulkan kreatifitas.
3.      Deferensiasi produk membuat konsumen lebih selektif dalam memilih produk dan cenderung loyal terhadap produk yang disukainya.

Kelemahan
1.      Rentan terjadi persaingan yang tidak sehat, karena semua produsen berlomba-lomba mendapatkan pelanggan dengan tujuan mendapat keuntungan maksimal.
2.      Pihak yang tidak memiliki skill atau dana yang lebih akan mudah tergusur dari pasar ini karena tingkat persaingan yang ada sangatlah tinggi baik dari segi kualitas, harga serta pelayanan.
3.      Cenderung terjadi kenaikan harga karena adanya inovasi dalam menciptakan produk yang lebih baik dan baik lagi.

Pasar Oligopoli

Istilah oligopoli berasal dari bahasa Yunani yakni Oligos dan Polein yang artinya sedikit penjual atau beberapa penjual. Pasar oligopoli adalah sebuah pasar dimana terdapat beberapa penjual atau produsen yang menjadi pemiliki saham atau pangasa pasar terbesar. Pasar oligopoli bisa terbentuk karena dua faktor penting yakni efisiensi skala yang besar dan komplektisitas manajemen. Contoh dari pasar oligopoli antara lain  industri motor, industri air mineral, industri rokok dan lain sebagainya

Pembagian oligopoli :
·         Oligopoli murni
Produk yang dijual bersifat homogen dan identik . Pasar oligopoli jenis ini biasanya ditemui pada industri-industri yang menghasilkan bahan-bahan mentah. Contohnya industri semen atau produk mineral kemasan.
·         Oligopoli pembedaan
Berbeda dengan oligopoli murni yang produk yang dijual bersifat homogen, dalam pasar oligopoli jenis pembeda produk-produknya bersifat heterogen bisa dibedakan oleh konsumen. Contohnya industri motor di Indonesia yang telah dikuasai oleh merk-merk terkenal seperti Honda, Yanaha, Suzuki dan lainnya.
Ciri-ciri :
1.      Menghasilkan dua jenis produk (homogeny & heterogen)
2.      Promosi dan iklan sangat diperlukan
3.      Keberadaan produsen atau perusahaannya berjumlah sedikit
4.      Kompetisi non harga
5.      Pihak baru sulit untuk masuk ke pasar
6.      Harga konsisten, tidak berubah ubah

Kelebihan
1.      Para pembeli mendapatkan kebebasan dan keleluasaan dalam memilih produk.
2.      Penelitian dan pengembangan produk sering dilakukan.
3.      Penerapan teknologi yang dipadukan dengan inovasi para produsen akan menghasilkan sesuatu hal yang baru.

Untuk 
4.      Efisiensi dalam produksi sangat diperhatikan.
5.      Kepuasan konsumen menjadi prioritas.

Kelemahan
1.      Rentan menimbulkan ketimpangan atauu ketidakrataan dalam hal pendapatan.
2.      Sering terjadi eksploitasi terhadap pembeli serta pemiliki faktor produksi.
3.      Bisa menimbulkan inflasi.
4.      Rentan terjadi persaingan yang tidak sehat dalam hal harga dan lainnya dengan tujuan mendapatkan pelanggan.

Pasar Duopoli

Pasar duopoli adalah suatu pasar yang dimana suatu barang dikuasi oleh dua buah perusahaan.
Contoh : Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex
Ciri-ciri :
1.      terdapat dua penjual dan banyak pembeli,
2.      harga ditentukan secara sepihak oleh kedua penjual baik dengan kesepakatan atau tidak.


Berikut adalah video mengenai materi yang saya rekomendasikan.
Terima kasih
SELAMAT BELAJAR ^0^


Jumat, 01 Februari 2019

Ringkasan: "PERMINTAAN" kelas X

Februari 01, 2019 0 Comments

PERMINTAAN

·        Pengertian
Permintaan (demand) adalah keinginan disertai oleh kemampuan untuk membeli barang dan jasa pada tingkat harga dan waktu tertentu.

·        Hukum Permintaan
“Apabila harga suatu barang dan jasa meningkat, maka kuantitas yang diminta akan menurun. Sebaliknya, apabila harga suatu barang dan jasa menurun, maka kuantitas yang diminta akan meningkat, ceteris paribus.”

·        Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan
1.     Harga barang itu sendiri
Seperti yang telah dijelaskan pada hukum permintaan, harga barang/jasa itu sendiri berpengaruh terhadap jumlah yang diminta.
2.     Pendapatan masyarakat
Pada barang normal, peningkatan pendapatan akan meningkatkan jumlah barang/jasa yang diminta. Namun pada barang inferior (misalnya nasi jagung), peningkatan pendapatan justru akan mengurangi jumlah barang/jasa yang diminta.
3.     Intensitas kebutuhan
Semakin penting barang/jasa dalam memenuhi kebutuhan seseorang maka jumlah permintaannya akan semakin meningkat. Misalnya permintaan payung di kala hujanakan lebih tinggi dibandingkan saat tidak hujan.
4.     Jumlah penduduk
Semakin besar jumlah penduduk di suatu negara maka semkain besar permintaannya terhadap barang/jasa.
5.     Selera
Peningkatan selera pada satu jenis barang/jasa akan meningkatkan permintaan terhadap barang/jasa tersebut dibandingkan dengan jenis barang/jasa lain. Misalnya permintaan terhadap tiket konser artis Korea meningkat akhir-akhir ini karena meningkatnya kegemaran remaja Indonesia terhadap artis-artis tersebut.
6.     Barang pengganti
Ketersediaan barang pengganti berpengaruh terhadap jumlah barang dan jasa yang diminta. Ketika harga teh meningkat, masyarakat yang menganggap kopi adalah barang substitusi dari teh akan mengalihkan pembeliaannya ke kopi sehingga permintaan kopi akan meningkat.

·        Jenis Jenis Permintaan
Dilihat dari tingkat daya beli masyarakat
1.     Permintaan Efektif (Efective Demand) : Pengertian permintaan efektif adalah permintaan dari konsumen atau pembeli yang disertai dengan kemampuan membayar 
2.     Permintaan Potensial (Potensial Demand) : Pengertian permintaan potensial adalah permintaan atas barang dan jasa yang memiliki kemampuan untuk membeli tetapi belum melaksanakan pembelian. 
3.     Permintaan Absolut (Absolut Demand)Pengertian permintaan absolut adalah permintaan pembeli yang tidak mempunyai daya beli yang tidak disertai dengan kemampuan membayar. 

Berdasarkan jumlah peminta atau subjek pendukung
1.     Permintaan individu : permintaan seseorang terhadap barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
2.     Permintaan kolektif atau permintaan pasar : kumpulan dari permintaan-permintaan perorangan/individu atau permintaan secara keseluruhan para konsumen di pasar.
3.     Permintaan kelompok : permintaan dari sekelompok orang atau masyarakat pada saat yang bersamaan (penjumlahan permintaan individu)

·        Kurva Permintaan

Dalam ilmu ekonomi, sebuah permintaan akan suatu barang akan meningkat jika harganya turun. Kurva permintaan adalah penggambaran dari pernyataan tersebutyang dituangkan ke dalam gambar untuk memudahkan pemahamannya. Kurva ini mempunyai gradient / kemiringan / slope negatif, artinya slope pada kurva ini menurun dari kiri atas ke kanan bawah. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara harga dengan permintaan adalah berbanding terbalik.

·        Fungsi Permintaan
Fungsi permintaan adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara variabel harga (P) dengan variabel jumlah barang (Q) yang diminta. Fungsi permintaan sesuai dengan hukum permintaan yang menyatakan bahwa bila harga naik maka jumlah permintaan turun, dan bila harga turun maka jumlah permintaan naik. Dengan demikian, hubungan antara harga barang dengan jumlah barang yang diminta adalah negatif atau berbanding terbalik. Bentuk umum fungsi permintaan adalah:


Untuk menentukan fungsi permintaan atau persamaan kurva penawaran dapat dicari dengan menggunakan rumus:



Contoh:
Jika harga barang Rp80,00 per unit, maka jumlah permintaan 10 unit. Dan jika harga barang Rp60,00 per unit, maka jumlah permintaan 20 unit. Tentukan persamaan fungsi permintaan dan gambarkan kurvanya!